Pelemahan Wall Street Tekan Bursa Asia

253

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan terlebih dahulu pergerakan bursa saham AS ditutup lebih rendah di akhir perdagangan Rabu, di bawah tekanan dari mengecewakan laba perusahaan, khususnya Disney dan Macy, mengabaikan kenaikan tajam dalam minyak mentah. Dow Jones turun 1,21% ke 17711,12 pengaruh melemahnya saham Walt Disney, SP500 turun 0,96% ke 2064,46 disebabkan menurunnya saham sektor konsumen serta Nasdaq turun 1,02% ke 4,760.69 dipengaruhi saham Apple.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka melemah. Indeks Nikkei turun 0,64% di 16473,17, ASX 200 turun 0,52% ke 5344,60 serta Kospi turun 0,18% ke 1976,44.

Dari pasar komoditas, harga emas pada akhir perdagangan Rabu kemarin meningkat sebesar 0,89% ke 1,277.31 dollar per troy ons pengaruh terpicu pelemahan dollar AS dan pasar saham turun, menyalakan kembali minat investor terhadap logam mulia. Sedang harga minyak mentah WTI pada akhir perdagangan Rabu kemarin meningkat signifikan, tertinggi enam bulan sebesar 3,5% pada posisi 46,23 dollar per barel pasca pemerintah AS melaporkan persediaan minyak mentah turun tak terduga untuk pertama kalinya sejak Maret, menambah kekhawatiran atas gangguan pasokan di Kanada dan Nigeria.

Dari pasar valas, melemahnya mata uang Dollar Amerika Serikat terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu kemarin. EURUSD naik 0,49% ke level 1.14255. GBPUSD naik 0,05% ke level 1.44463. USDJPY v 0,80% ke level 108.386

Dari pasar modal Indonesia, pada akhir perdagangan Rabu kemarin IHSG naik 0,8% pada posisi 4799,46 secara fundamental laju indeks diawal perdagangan dibatasi dengan sentiment merahnya bursa saham global. Penantian paket kebijakan ekonomi dan masih mantapnya kekuatan rupiah memberikan semangat bagi investor asing akumulasi saham-saham unggulan. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4753-4776 dan kisaran resistance 4818-4835. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBTN, PTPP, PGAS dan LPKR.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here