Harga Batubara Rotterdam ICE Turun Tertekan Penguatan Dollar AS

600

Pada akhir perdagangan Jumat dini hari (13/05), harga batubara Rotterdam berakhir turun tertekan penguatan dollar AS.

Yen jatuh ke level terendah dua pekan terhadap dolar pada hari Kamis, tertekan oleh spekulasi bahwa Bank of Japan bisa memperluas stimulus moneter segera bulan depan. Hal ini semakin menguatkan dollar AS, dimana indeks dollar AS pada perdagangan kemarin berakhir menguat 0,37 persen pada 94.16.

Penguatan dollar AS membuat harga batubara rotterdam yang dijual dalam mata uang dollar AS menjadi lebih mahal, sehingga permintaannya menurun.

Harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Juni 2016 turun di posisi 48,60 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,05 dollar atau setara dengan -0,10 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam ICE Naik Terbantu Lonjakan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen negatif kekenyangan persediaan minyak mentah yang akan melemahkan minyak mentah. Namun perlu dicermati pergerakan dollar AS yang nanti malam berpotensi menguat dengan indikasi kenaikan data ekonomi Retail Sales dan Michigan Consumer Sentiment

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 48,10 dollar dan support kedua di level 47,60 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 49,10 dollar dan 49,60 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here