Harga Karet Tocom 13 Mei Ditutup Turun Terpicu Penguatan Yen Dan Pelemahan Minyak Mentah

311

Harga karet alami berjangka Tocom pada penutupan perdagangan Jumat siang (13/05) berakhir turun. Pelemahan harga karet Tocom terpicu penguatan Yen dan penurunan harga minyak mentah sesi Asia.

Mata uang Yen Jepang terpantau mengalami penguatan. Terpantau pasangan kurs USDJPY melemah 0,39% pada 108.60.

Kenaikan nilai tukar yen Jepang membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang ini menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan akan komoditas ini mengalami penurunan.

Lihat : Harga Karet Tocom 12 Mei Berakhir Naik Terbantu Pelemahan Yen

Harga minyak merosot pada awal perdagangan Asia pada hari Jumat karena penguatan dollar AS dan Rusia memperingatkan bahwa kelebihan pasokan minyak mentah global dapat bertahan hingga tahun depan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 41 sen menjadi $ 46,29 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 47,71 per barel pada 0025 GMT, turun 37 sen dari pemukiman terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Tertekan Penguatan Dollar AS

Pelemahan harga minyak mentah membuat biaya produksi karet sintetis menjadi lebih murah. Dampaknya permintaan terhadap komoditas karet alami seperti yang diperdagangkan di Tocom mengalami penurunan.

Pada perdagangan hari ini, harga karet berjangka untuk kontrak paling aktif di bursa komoditas Tokyo yaitu kontrak bulan Oktober 2016 ditutup melemah sebesar -9,8 yen menjadi 173,1 yen per kilogram, turun dari penutupan sebelumnya pada 182,9 yen per kilogram.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet berjangka Tocom pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi alami tekanan dipengaruhi oleh potensi penguatan yen Jepang dan anjloknya harga minyak mentah.

Harga komoditas karet berjangka di bursa Tocom akan mengetes level Support di 168,00 yen dan 163,00 yen. Harga akan menemui Resistance pada level 178,00 dan 183,00 yen jika harga berbalik ke teritori positif.

 
Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here