Harga Kopi Arabica ICE Naik Tembus 1.3000, Tertinggi 3 Minggu

298

Harga kopi arabika ICE naik di akhir perdagangan Jumat dini hari (13/05), terdukung aksi beli yang didukung tren penguatan secara teknikal .

Harga kopi arabika naik tipis ke tertinggi tiga minggu pada pembelian berbasis grafik. Tren penguatan harga gula berhasil menembus resistance 1.3000.

Harga gula melonjak hampir 5 persen pada perdagangan kemarin didukung oleh penguatan Real Brazil. Kenaikan mata uang Brasil terjadi dengan kemungkinan pemecatan Presiden Brazil. Senat akan memilih apakah jadi untuk menempatkan Presiden Dilma Rousseff diadili karena melanggar aturan anggaran, di tengah harapan dia akan menjadi pemimpin pertama Brasil di lebih dari dua dekade untuk dilengserkan.

Para pedagang mengatakan kenaikan Real Brazil menurunkan penjualan produsen kopi Brasil dalam mata uang dolar AS. Kenaikan Real Brazil merupakan sentimen bullish untuk kopi karena mengurangi pengembalian mata uang lokal dari penjualan.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik Terpicu Kuatnya Real Brazil

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Juli 2016 menguat sebesar 0,30 dollar atau setara dengan 0,23 persen dan ditutup pada posisi 1.3005 dollar per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan pelemahan Real Brazil dan aksi profit taking setelah menembus level kunci resistance.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,2800 dollar dan 1,2600 dollar. Sedangkan level Resaistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,3200 dollar dan 1,3400 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here