Harga Timah 13 Mei Tergerus Penguatan Dollar AS Dan Pelemahan Bursa Global

253

Harga timah di bursa Malaysia merosot pada perdagangan Jumat (13/05). Penurunan harga timah tertekan penguatan dollar AS dan pelemahan bursa global.

Indeks Dollar AS telah pulih 2,46 persen nilai dari posisi terendah Mei terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membalikkan hampir 8 persen penurunan di awal tahun.

Penguatan dollar AS membuat harga komoditas timah yang diperdagangkan dalam mata uang dollar AS menjadi mahal, sehingga permintaannya menurun.

Pelemahan bursa global juga menekan harga timah, karena memicu kekuatiran permintaan dari berbagai negara konsumen logam dasar.

Bursa Saham AS ditutup sebagian besar lebih rendah Kamis, terbebani oleh penurunan dalam sektor perawatan kesehatan dan teknologi.  Indeks Dow Jones ditutup naik 0,05 persen, di 17,720.50, dengan kenaikan saham Nike. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,02 persen, pada 2,064.11, dengan penurunan sektor perawatan kesehatan. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,49 persen, pada 4,737.33

Lihat :Akhir Bursa Wall Street Terbebani Sektor Perawatan Kesehatan Dan Teknologi

Bursa Eropa semalam juga ditutup sebagian besar turun, tertekan pelemahan minyak mentah.

Sementara Bursa Asia siang ini bergerak lemah dengan semua indeks utama kawasan Asia berada di zona negatif.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami penurunan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 16.880 dollar per ton, turun sebesar 570 dollar dari penutupan sebelumnya pada 17.450.

Lihat : Harga Timah 12 Mei Naik Mengabaikan Penguatan Dollar AS

Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS Retail Sales dan Michigan Consumer Sentiment yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun jika dollar AS terus menguat. Harga akan menghadapi level support di posisi 16.700 dollar dan 16.500 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan, harga timah akan menghadapi level resistance di 17.100 dollar dan 17.300 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here