Harga Kopi Arabica ICE Masih Mahal, Melompat 4,5 Persen Pekan Lalu

345

Harga kopi arabika ICE kembali lanjutkan penguatan di akhir perdagangan akhir pekan yang berakhir Sabtu dini hari (14/05), terpicu belum pulihnya produksi kopi.

Analis Brazil Safras e Mercado telah mengumumkan pada hari Jumat bahwa pada awal pekan lalu bahwa sekitar 7% dari kopi tanaman baru Brazil yang mereka diperkirakan menjadi 56.400.000 kantong telah dipanen, dengan tanaman kopi arabika baru sekitar empat minggu lagi menjelang normal. Mereka mencatat bahwa bagaimanapun beberapa minggu terakhir cuaca di daerah kopi utama telah sebagian besar kering dan kondusif untuk panen, bahwa ada cuaca dingin baru memasuki timur selatan Brasil, yang akan membawa hujan yang tersebar dan beberapa gangguan untuk panen.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik Tembus 1.3000, Tertinggi 3 Minggu

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Juli 2016 naik tipis sebesar 0,05 dollar atau setara dengan 0,04 persen dan ditutup pada posisi 1.3010 dollar per pon.

Secara mingguan harga kopi arabica telah meningkat 4,5 persen, sebagian besar terpicu penguatan Real Brazil dan pengetatan produksi kopi arabica.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan aksi profit taking memanfaatkan rally harga dan juga potensi pemulihan produksi dengan adanya cuaca hujan.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,2700 dollar dan 1,2400 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,3300 dollar dan 1,3600 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here