IHSG 16 Mei Sesi 1 Tertekan Melemahnya Data Ekspor Dan Impor

291

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Senin (16/05), IHSG turun 28,60 poin atau 0,60% pada 4733,12. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking investor asing dipicu pelemahan data ekspor dan impor Indonesia.

Siang ini telah dirilis data ekspor Indonesia secara tahunan bulan April yang membukukan hasil -12,65%, yang turun dari perkiraan ekonom pada -11%, namun masih lebih baik dari hasil sebelumnya pada -13,5%.

Sedangkan data impor Indonesia secara tahunan bulan April membukukan hasil -14,62%, yang turun dari perkiraan ekonom pada -9,15%, juga dari hasil sebelumnya pada -10,41%.

Namun untuk data perdagangan mencatat hasil surplus yang melebar sebesar 0,67 miliar dollar AS, naik dari perkiraan ekonom 0,19 miliar dollar AS, juga naik dari hasil sebelumnya 0,51 miliar dollar AS.

IHSG siang ini tertekan oleh 9 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Aneka Industri yang turun sebesar -2,26%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 107 saham menguat, sedangkan 156 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 1,71 miliar saham dengan nilai mencapai 2,11 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 120.266 kali.

Lihat : Awal IHSG 16 Mei tertekan Pelemahan Wall Street Dan Data Tiongkok

Siang ini investor asing melakukan aksi profit taking. Tercatat siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 97,67 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan potensi pelemahan data ekspor dan impor, namun diharapkan surplus perdagangan dapat memberikan penguatan ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4700-4688, dan kisaran Resistance 4768-4801.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here