Kekuatan Rupiah Awal Pekan Disupport Surplus Dagang April

261

Mengakhiri perdagangan  pasar valas hari pertama pekan ini  (16/05), rupiah yang dibuka melemah dari perdagangan sebelumnya berakhir kuat  dalam zona hijau  oleh retreat dollar AS yang dipicu kekhawatiran pasar akan kondisi ekonomi global sehingga memburu aset safe haven. Selain itu rupiah diperkuat oleh data ekonomi yang positif yaitu ekspor bulan April yang meningkat sehingga menambah surplus perdagangan bulan tersebut.

Kuatanya  rupiah sepanjang perdagangan hari ini tidak mampu memberikan keuntungan bagi bursa saham, dimana asing tarik  modal cukup besar hingga tercetak net sell Rp592 miliar. Keluarnya dana asing cukup besar ke bursa saham membuat laju IHSG sepanjang hari dalam zona merah dengan penurunan 0,6% ke posisi 4732.

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot sore ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,11% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13310/US$ setelah  dibuka lemah  pada level Rp13358/US$. Dari sisi kurs jisdor dan kurs BI rupiah Rabu diperlemah dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  melemah ke 13328 dari posisi 13311 perdagangan hari Jumat(13/05), sedangkan kurs transaksi antar bank  diperlemah ke posisi 13395 setelah perdagangan sebelumnya 13378.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari masih berpotensi terjadi penguatan,  analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah   berpotensi bergerak positif dengan ekspektasi akhir perdagangan forex hari ini dollar melemah.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here