7 Sektor Yang Gagal Hijaukan IHSG

237

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan  perdagangan hari Selasa (17/05) masih berakhir di zona merah dengan volume yang lebih kecil dibandingkan awal perdagangan. Penguatan rupiah berhasil memangkas pelemahan yang cukup besar di sesi awal, sehingga IHSG hanya turun tipis.

Perdagangan hari kedua  pekan ini, IHSG ditutup turun 0,05 persen pada 4729,16 dan indeks saham unggulan LQ45 juga  ditutup turun 0,1% ke posisi 808. Anjloknya IHSG hari ini dilemahkan  oleh  3 sektor seperti  sektor finance, industri dasar dan infrastruktur.

Lihat:  Denyut Sektoral IHSG : Sektor Keuangan Pemberat, Saham BBTN Penekan Tertinggi

Adapun saham unggulan yang jadi biang kerok anjloknya  indeks 3 sektor tersebut yaitu saham  BBCA, BBNI, BBRI, BMRI, BBTN, PGAS, JSMR, INTP, SMGR dan EXCL.  Sedangkan saham unggulan di 3sektor tersebut yang berusaha hijaukan IHSG yaitu saham CPIN.

Dari 10 sektor yang diperdagangkan hanya 7 sektor menguat  dan  gagal  tinggikan IHSG,  sektor tersebut seperti sektor aneka industri, agri, consumer, mining, property, trade dan manufaktur. Penguatan ketujuh sektor ini dipimpin oleh sektor aneka industri.

Sektor aneka  industri naik  1,67%  setelah perdagangan sebelumnya melemah 1,8 persen, saham-saham yang  tinggikan  sektor ini  yaitu saham ASII, GJTL, MASA, ADMG dan SMSM.  Sedangkan saham yang  berusaha lemahkan  sektor ini yaitu saham  AUTO, INDR, INDS dan POLY.

Dari semua saham unggulan yang  menekan IHSG hari ini, tampak saham BMRI, BBRI dan UNTR yang masuk dalam jajaran top loosers.

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here