Indeks Kospi 17 Mei Bergerak Turun Terganjal Pemangkasan Pertumbuhan OECD

353

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (17/05) indeks Kospi dibuka positif, namun terpantau turun 1,81 poin, atau 0,09 persen, pada 1966.10. Pelemahan indeks Kospi terpicu sentimen negatif pemangkasan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan oleh OECD .

Lihat : Bursa Seoul 16 Mei Naik Tipis, Kekuatiran Suku Bunga AS Diimbangi Kenaikan Minyak

Indeks Kospi pada awal perdagangan dibuka positif terdukung penguatan bursa Wall Street. Bursa Saham AS ditutup sekitar 1 persen lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Senin, terdorong kenaikan harga minyak mentah yang mendukung kenaikan saham energi. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 175,39 poin, atau 1 persen, di 17,710.71, dengan kenaikan tertinggi saham Apple dan saham Travellers yang tertinggal terbesar. Indeks S & P 500 ditutup naik 19,92 poin, atau 0,97 persen, pada 2,066.53, dengan sektor energi memimpin semua 10 sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 57,78 poin, atau 1,22 persen, pada 4,775.46.

Lihat : Bursa Wall Street Naik 1 Persen Terdukung Kenaikan Minyak Mentah

Namun sentimen pemangkasan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan masih lebih besar menekan pergerakan indeks Kospi pagi ini.

The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), pada Senin (16/05) memangkas proyeksi pertumbuhan perekonomian Korea Selatan tahun 2016 menjadi 2,7 persen dari 3,1 persen, mempertimbangkan perdagangan global yang lesu dan perlambatan di Tiongkok.

Untuk tahun depan, diantisipasi bahwa ekonomi terbesar keempat di Asia ini akan mencapai pertumbuhan 3 persen karena perekonomian dunia naik terus, menurut laporan terbaru berjudul, “OECD Economic Survey of Korea.”

Lihat : OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Korea Selatan

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham kapital besar bergerak turun. Saham Korea Electric Power turun -0,82%, saham Amorepacific turun -0,93%, saham Hyundai Motor turun -0,37%, saham Hyundai Mobis turun -0,2%, saham Naver turun -0,14%.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,25 poin atau -0,10% pada 240.95, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 241.20.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini indeks Kospi berpotensi melemah dengan kekuatiran pelemahan pertumbuhan ekonomi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 237.72-234.85 dan kisaran Resistance 243.58-246.44.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here