IHSG 18 Mei Sesi 1 Terdukung Aksi Beli Saham Investor Asing

303

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (18/05), IHSG naik tipis 4,89 poin atau 0,10% pada 4734,05. Penguatan IHSG terdukung aksi beli saham investor asing dipicu naiknya harga minyak mentah mendekati posisi tertinggi 2016.

Harga minyak mentah diperdagangkan mendekati 2016 tertinggi pada sesi Asia hari Rabu (18/03), karena gangguan pasokan dan penurunan produksi terus memperketat pasar, meskipun pedagang memperingatkan bahwa persediaan minyak mentah global yang tinggi masih membebani pasar.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate tidak berubah pada $ 48,31 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka internasional Brent diperdagangkan pada $ 49,31 per barel pada 0047 GMT, 3 sen di atas pemukiman terakhir mereka.

Kedua kontrak tetap berada dekat tertinggi 2016 mereka masing-masing Brent pada dari $ 49,75 dan WTI pada $ 48,76 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Mendekati Tertinggi 2016

IHSG siang ini terdukung oleh 6 sektor yang negatif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Agri yang naik sebesar 0,58%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 145 saham menguat, sedangkan 114 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,54 miliar saham dengan nilai mencapai 2,69 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 149.826 kali.

Lihat : HSG 18 Mei Dibuka Turun Terpicu Pelemahan Wall Street

Siang ini investor asing melakukan aksi beli saham. Tercatat siang ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 67,94 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan potensi aksi beli saham. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4700-4664, dan kisaran Resistance 4768-4804.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here