Kekuatan Dollar AS Rabu Pagi Disumbang Federal Reserve

262

Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari Rabu (17/05), pergerakan nilai tukar dollar AS menguat kembali melanjutkan perdagangan sebelumnya terhadap banyak rival utamanya kecuali terhadap yen. Diawal perdagangan yen sempat melemah terhadap dollar namun setelah Jepang umumkan data prelim PDB Q1-2016 yang menggembirakan kuat kembali.

Lihat:  Ekonomi Jepang Rebound 1,7 Persen Terdorong Kenaikan Konsumsi Swasta Dan Ekspor

Diakhir perdagangan Selasa beberapa jam lalu, dollar menguat terhadap semua rival besar kecuali terhadap poundsterling yang menguat secara teknikal dan kurs komoditas. Terhadap kurs komoditas, dollar tidak kuat melawan sentimen rebound harga minyak yang cukup kuat sejak awal sesi oleh sentimen meluasnya kebakaran hutan di Canada.

Lihat:  Harga Minyak Mentah Naik Tertinggi 7 Bulan

Untuk pergerakan selanjutnya, dollar AS diperkirakan  bergerak kuat kembali  menerima sentimen positif dari risalah hasil pertemuan FED bulan lalu. Dalam 2 pekan terakhir banyak pejabat Fed menyatakan kenaikan Fed rate bisa dipercepat.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini  hanya naik  0,2 persen setelah dibuka pada posisi 94,54  dan bergulir pada posisi 94,72. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS  hanya naik 0,1 persen ke posisi 94,55.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here