Awal IHSG 19 Mei Tertekan Sentimen Kenaikan Suku Bunga AS Juni

355

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Kamis (19/05) bergerak sideways, saat ini terpantau turun tipis -8,42 poin atau -0,18 persen pada 4725,94. Pelemahan IHSG terpicu menguatknya kembali harapan kenaikan suku bunga AS bulan Juni ini.

The Federal Reserve AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni jika data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua lebih kuat serta inflasi dan pasar kerja menguat, demikian rilis dari risalah pertemuan kebijakan April bank sentral AS yang dirilis dinihari tadi Kamis (19/05).

Pandangan itu, diungkapkan oleh sebagian besar pembuat kebijakan Fed pada pertemuan kebijakan terakhir, menunjukkan bank sentral lebih dekat ke mengangkat suku bunga lagi dibandingkan perkiraan dari Wall Street .

“Sebagian besar peserta menilai bahwa jika data yang masuk konsisten dengan pertumbuhan ekonomi meningkat pada kuartal kedua, pasar tenaga kerja terus menguat, dan inflasi membuat kemajuan menuju tujuan 2 persen komite, maka kemungkinan akan sesuai untuk komite untuk meningkatkan target untuk suku bunga federal pada bulan Juni, “menurut risalah.

Lihat : Risalah FOMC : The Fed Memungkinkan Kenaikan Suku Bunga Bulan Juni

Menguatnya kembali kenaikan suku bunga AS bulan Juni menguatkan dollar AS, sehingga investor asing kemungkinan menarik dananya untuk diinvestasikan dalam investasi dalam denominasi dollar AS.

IHSG pada awal perdagangan pagi ini tertekan oleh 9 sektor yang berada di zona negatif dengan pelemahan tertinggi sektor Pertambangan yang turun 0,56%. Pada pagi ini tercatat 66 saham menguat, sedangkan 66 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 379 juta saham dengan nilai mencapai lebih 482 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 14.200 kali.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Kamis 19 Mei 2016

Aksi profit taking investor asing terjadi pagi ini. Terpantau pagi ini dana asing yang kelar pasar modal tercatat Rp. 21,25 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dipicu menguatnya kenaikan suku bunga AS bulan Juni, namun diharapkan adanya optimisme ekonomi Indonesia yang mendukung penguatan IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4689-4657, dan kisaran Resistance 4754-4786.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here