UNTR Dapat Bunga 360 Juta Setiap Tahun, Sahamnya Bangkit

256

Pergerakan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) akhirnya rebound juga setelah 4 hari berturut anjlok parah bersamaan dengan pemberitaan perseroan tersebut akan menerima bunga sekitar Rp360 juta setiap tahun selama 3 tahun. Kondisi tersebut terjadi oleh karena perseroan memberikan pinjaman kepada perusahaan yang masih dalam induk yang sama yaitu PT Komatsu Astra Finance.

Anak usaha perusahaan  Astra Group ini memberikan pinjaman sebanyak  Rp 600 miliar kepada  anak usaha ASII tersebut dengan bunga  6% per tahun untuk jangka waktu tiga tahun.  Sebagai informasi, baik UNTR dan  PT Komatsu Astra Finance merupakan anak usaha ASII  dengan kepemilikan saham secara langsung sebesar 59,5% untuk UNTR dan kepemilikan 50% untuk Komatsu lewat PT Sedaya Multi Investama.

Untuk kinerja keuangan UNTR periode kuartal pertama tahun ini, perseroan berhasil mencetak laba bersih hanya  Rp730,51 miliar dimana pencapaiaan ini lebih rendah dari laba kuartal I-2015 sebesar  Rp1,63 triliun. Turunnya kinejra keuangan UNTR dipicu oleh tergerusnya pendapatan hingga 15 persen lebih dari pendapatan kuartal sama tahun 2015 dan bengkaknya biaya beban yang harus ditanggung hingga 800 persen lebih.

Untuk pergerakan sahamnya pada  perdagangan bursa saham  hari Rabu (18/05) saham UNTR ditutup naik ke posisi  13025 dan perdagangan saham sebelumnya berakhir di posisi 12800.  Saham bergerak bullish dengan volume perdagangan saham mencapai 4,8 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham UNTR bergerak flat dengan  indikator MA  bergerak masih bergerak naik  dan indikator Stochastic konsolidasi di dekat area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik, dan +DI  bergerak turun menunjukan pergerakan UNTR dalam penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasai trading hari ini pada target level resistance di level 13288  dan  target support di level 12334.

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here