Harga Gula ICE Akhir Pekan Tembus 17 Sen; Mingguan Naik 2 Persen

629

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Sabtu dini hari (21/05). Harga komoditas ini mengalami penguatan dengan pengetatan pasokan.

Rabobank menyatakan pengetatan pasokan terpicu kekeringan di India. Sedangkan di Brazil, akibat curah hujan dapat menyebabkan tingkat panen menjadi sedikit lebih lambat.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,37 sen atau setara dengan 2,22 persen pada posisi 17,07 sen per pon.

Secara mingguan, harga gula masih membukukan hasil positif sebesar 2 persen, sebagian besar terdukung pengetatan pasokan  dan penguatan Real Brazil.

Lihat : Harga Gula ICE Murah Tergerus Penguatan Dollar AS

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan sentimen pengetatan pasokan. Namun jika Real Brazil terus melonjak, dapat mengangkat harga gula. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Support pada posisi 16,50 sen dan 16,00 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 17,50  sen dan 18,00 sen.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here