Tingkat Inflasi Singapura April Turun 18 Bulan Berturut

835

Indeks harga konsumen, ukuran inflasi Singapura, turun lagi pada bulan April, mengakumulasikan penurunan 18 bulan berturut-turut. Hasil ini adalah penurunan terpanjang sejak tahun 1977.

Tingkat inflasi turun 0,5 persen bulan lalu dari April tahun lalu, terutama karena berlanjutnya penurunan biaya transportasi jalan swasta, menurut siaran bersama dari Otoritas Moneter Singapura (MAS) dan Departemen Perdagangan dan Industri (MTI) Senin (23/05).

singapore-inflation-cpi (3)

Penurunan ini sedikit lebih kecil dari perkiraan ekonom dari 0,7 persen penurunan, dan setengah dari penurunan bulan Maret sebesar 1 persen, sebagian besar disebabkan oleh basis rendah dari potongan harga pada biaya jasa & pemeliharaan yang diberikan pada bulan April 2015.

Biaya transportasi jalan swasta turun 7,1 persen pada April dari tahun lalu, lebih cepat dari 5,9 persen penurunan pada bulan sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan lebih besar dalam harga mobil di tengah lemahnya premi Certificate of Entitlement (COE), serta penurunan lebih besar dalam harga bensin.

Inflasi inti, yang mengeluarkan biaya akomodasi dan transportasi jalan swasta untuk lebih mengukur biaya sehari-hari, naik 0,8 persen pada April dari 0,6 persen bulan lalu, terutama karena inflasi jasa yang lebih tinggi serta penurunan kecil dalam tarif listrik .

MAS mengatakan inflasi inti diperkirakan akan naik secara bertahap selama tahun ini, sebagian karena harga minyak diperkirakan akan sedikit lebih tinggi pada semester kedua tahun ini dibandingkan dengan semester pertama.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here