Dollar AS Selasa Pagi Bangkit Kalahkan Rivalnya

386

Ditengah perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (23/05), pergerakan nilai tukar dollar AS mencoba memangkas pelemahan yang terjadi sepanjang perdagangan awal pekan. Penguatan pagi ini dipicu buruknya kinerja perdagangan saham kawasan Asia sehingga pasar amankan asetnya ke dollar.

Selain itu dollar diperkuat oleh  komentar 2 pejabat Fed yaitu Presiden Fed St Louis James Bullard dan Presiden Fed San Francisco John Williams memberikan pernyataan yang hawkish untuk rencana kenaikan fed rate berikutnya.  Suku bunga AS yang terus terlalu rendah terlalu lama bisa menyebabkan ketidakstabilan keuangan masa depan dan ekspektasi pasar yang kuat untuk kenaikan suku bunga “mungkin baik”, demikian pernyataan Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard.

Pagi ini terpantau selain kurs komoditas yang masih dalam trend pergerakan merah juga terdapat yen dan euro. Namun kurs poundsterling alami bargain hunting setelah tertekan selama 2 hari berturut. Buruknya aussie, dollar Canada dan kiwi dollar pagi ini masih dipicu oleh pelemahan harga minyak mentah.

Lihat: Harga Minyak Mentah Tergerus Peningkatan Produksi Iran

Untuk pergerakan selanjutnya, dollar AS malam nanti diperkirakan akan menerima sentimen positif dari data sektor perumahan yaitu new home sales bulan April. Data tersebut diperkirakan akan memberi tenaga tambahan bagi dollar.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini  hanya naik  0,1 persen setelah dibuka pada posisi 95,22  dan bergulir pada posisi 95,33. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS   alami pelemahan tipis.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here