Dollar Singapura Rabu Menguat Meski PDB Q1 Menurun

189

Mengakhiri perdagangan valas  Singapura hari Rabu (25/05),  kurs  SGD yang dibuka lemah  terhadap dollar AS berhasil bangkit melemahkan kurs utama global tersebut meskipun sentimen negatif berusaha membayangi laju nilai tukar negara Singapura. Pagi ini dilaporkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini menurun dari kuartal sebelumnya.

Lihat : Pertumbuhan Ekonomi Singapura Q1-2016 Turun, Secara Tahunan Stagnan

Namun  terhadap kurs rupiah, pergerakan dollar Singapura yang sudah kuat diawal perdagangan terus bergerak kuat menekan rupiah. Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat  di kisaran 9885.88  setelah perdagangan  sebelumnya ditutup  lemah di  9860.39.  Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih  tinggi  menjadi  9943.55 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9900.09.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (10:10:11 GMT) bergerak lemah  di kisaran 1.3797  setelah diawal perdagangan dibuka kuat pada level 1.3811.  Pada perdagangan  sebelumnya   pair USDSGD menutup harian dengan bullish  yang  berakhir di 1.3810.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan diperkirakan bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan sore  ini di 1.3828  dan posisi rendah  di 1.3758  pair ini  berpotensi turun di kisaran 1.3761 malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here