Indeks MSCI Asia Pasifik Naik Ditengah Skandal Global Yang Dialami Malaysia

656

Bursa-bursa saham di Asia dibuka menguat, dengan ekuitas regional Indeks acuan rebound dari tujuh pekan, setelah lonjakan penjualan rumah AS memicu spekulasi ekonomi terbesar dunia ini akan dapat menahan suku bunga yang lebih tinggi.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,8 persen menjadi 125,95 pada pagi ini pukul 09:03 di Tokyo setelah penutupan hari Selasa lalu berada di level terendah sejak April 6. Indeks Topix Jepang naik 1,6 persen karena yen diperdagangkan pada 110,15 per dolar setelah jatuh 0,7 persen pada Selasa. Sebuah laporan menunjukkan AS penjualan rumah baru pada bulan April melonjak ke tingkat tertinggi dalam lebih dari delapan tahun. Peluang untuk kenaikan tarif Federal Reserve pada bulan Juni naik menjadi 34 persen dari 4 persen Senin lalu, dengan para pedagang sekarang mengharapkan kesempatan yang lebih baik dari yang bahkan dari peningkatan pada bulan Juli.

Pemasangan keyakinan bahwa Fed akan meningkatkan biaya pinjaman beberapa waktu dalam dua bulan ke depan mendorong greenback lebih tinggi terhadap yen, meningkatkan saham pada eksportir Jepang. Honda Motor Co bertambah 2,1 persen dan Toyota Motor Corp naik 1,9 persen. Toyota mengatakan akan berinvestasi di Uber Technologies Inc. Perusahaan-perusahaan lain juga akan bekerja sama dalam menawarkan sewa mobil untuk driver Uber.

Sony Corp melonjak 5,3 persen karena investor mengabaikan prediksi laba yang lemah, laba bersih mungkin akan menurun 46 persen dalam 12 bulan yang berakhir Maret 2017 karena naiknya biaya untuk perbaikan setelah gempa Kyushu.

Masalah Malaysia
Para investor di Malaysia akan menonton pergerakan ringgit yang bisa melemah tercepat di antara rekan-rekannya di Asia akibat potensi ketidakstabilan politik di negara itu akibat skandal 1MDB. Skandal global terkait dengan dana milik negara Malaysia yang telah menjadi skandal terbesar yang melibatkan sebuah bank Swiss yang sudah berumur 143 tahun, BSI SA.

S & P / ASX 200 Index Australia naik 0,6 persen dan S & P / NZX 50 Index Selandia Baru naik 0,4 persen. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,8 persen.

Kontrak pada indeks Hang Seng Hong Kong naik 1 persen dan kontrak pada Indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,1 persen.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here