Harga Kakao ICE Berakhir Turun 1 Persen

425

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Kamis dinihari (26/05) ditutup turun. Harga Kakao berjangka turun, setelah International Cocoa Organization menaikkan estimasi berapa banyak permintaan akan melebihi pasokan baru tahun ini, tetapi masih di bawah ekspektasi analis lainnya.

Perusahaan mengatakan bahwa di antara para analis lainnya memperkirakan kekurangan produksi yang lebih tinggi, Cargill meramalkan defisit 160.000 ton. Analis memperkirakan produksi untuk memulihkan tahun berikutnya dan beberapa memprediksi surplus.

Lihat : Harga Kakao ICE Turun Terganjal Penguatan Dollar AS

Di akhir perdagangan Selasa dini hari harga kakao berjangka kontrak Juli 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan pelemahan. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -29 dollar atau -0,98 persen pada posisi 2.924 dollar per ton.

Malam nanti akan dirilis data Durable Goods Order dan Pending Home Sales yang diindikasikan menurun. Jika hasil ini terealisir akan melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan menguat terbatas dengan potensi pelemahan dollar AS.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Resistance pada posisi 2.970 dollar. Jika level Resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 3.020 dollar. Sedangkan level Support yang akan ditembus jika terjadi penurunan ada pada 2.870 dollar dan 2.820 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here