Pajak Penjualan Jepang Tetap Dinaikkan, Yen Sesi Asia Tekan Dollar AS

330

Di tengah perdagangan forex sesi Asia, kurs yen Jepang yang sudah  menguat melawan dollar AS sejak awal perdagangan sesi Asia bertambah kuat setelah menerima sentimen dari pemberitaan juru bicara pemerintah Jepang yang membantah berita bahwa PM Jepang Shinzo Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan yang direncanakan pada April 2017.

Sebelumnya juga dalam pertemuan G7, Menteri Keuangan Jepang Taro Aso menyatakan pihaknya akan menaikkan pajak penjualan di negerinya dari 8 persen menjadi 10 persen meskipun tidak memberitahu kapan akan dilakukannya.

Kedua sentimen ini berhasil menekan sentimen prospek kenaikan Fed rate pada bulan Juni yang isyunya akan disampaikan Janet Yellen pada hari Jumat besok. Fed rate merencanakan akan menaikkan kembali suku bunganya sebanyak 2 kali dan pernyataan pejabat Fed beberapa hari terakhir bahwa suku bunga harus segera dinaikkan. Sentimen ini yang membuat dollar menguat tinggi juga melawan kurs yen.

Lihat: Posisi Dollar AS Kamis Pagi Masih Terancam

Pergerakan kurs yen  di  sesi Asia  (02:00:35 GMT)menguat terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lemah  pada  110,19 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) turun 0,5% dan nilai pair bergulir berada pada 109,65.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY lanjut turun ke kisaran  109.25-108,73. Namun jika terjadi koreksi maka pair dapat naik  menuju kisaran 110,53- 110,98.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here