Bursa Tokyo 27 Mei Ditutup Naik; Mingguan Naik 0,6 Persen

723
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Jumat (26/05), indeks Nikkei ditutup naik 62,38 poin, atau 0,37 persen, di 16,834.84. Penguatan indeks Nikkei di tengah prospek yang berkembang bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan yang dijadwalkan berlaku April tahun 2017. Secara mingguan indeks Nikkei naik 0,6 persen.

Lihat : Indeks Nikkei 27 Mei Dibuka Naik Merespon Penurunan Inflasi

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sedang mempertimbangkan menunda kenaikan pajak penjualan, yang awalnya direncanakan pada bulan April 2017, menjadi ditunda sekitar dua tahun, demikian media Jepang melaporkan pada hari Jumat (27/05).

Abe kemungkinan akan mengumumkan penundaan 1 Juni, ketika sesi parlemen saat ditutup, kata surat kabar Asahi tanpa mengutip sumber.

Lihat : PM Abe Pertimbangkan Menunda Kenaikan Pajak Penjualan Jepang

Dalam berita ekonomi lainnya, harga konsumen Jepang turun 0,3 persen pada April dari tahun sebelumnya, penurunan bulan kedua berturut-turut, membuat bank sentral di bawah tekanan untuk memperluas stimulus tambahan untuk mencapai target inflasi 2 persen.

Hasil inflasi ini memperlihatkan rapuhnya pemulihan ekonomi Jepang dan dapat memberikan pembenaran Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menunda kenaikan pajak penjualan yang dijadwalkan tahun depan.

Lihat : Inflasi Jepang Turun Dua Bulan Berturut, Membangkitkan Harapan Stimulus BOJ

Saham-saham eksportir mixed karena yen cenderung terus menjauh dari kekuatan baru-baru ini tetapi tetap stabil menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen malam nanti.

Saham Panasonic Corp turun 0,4 persen, saham eksportir mobil Mazda Motor Corp naik 0,6 persen dan saham Sharp Corp melonjak 4,3 persen.

Saham Toshiba Corp melonjak 11 persen setelah JP Morgan menaikkan peringkat saham perusahaan elektronik untuk “overweight” dari “underweight.”

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 30,00 poin atau 0,18% pada 16,820, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,790.

Malam nanti akan dirilis data pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama tahun 2016 untuk estimasi kedua yang diindikasikan menurun. Jika terealisir akan melemahkan dollar AS.

Senin besok akan dirilis data Retail Sales April yang diperkirakan naik.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas sengan sentimen penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,245-15,739, dan kisaran Resistance 17,210-17,716.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here