Harga Kakao ICE Turun Tipis Tertahan Kekuatiran Tanaman Miskin

529

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Jumat dinihari (27/05) ditutup turun. Penurunan harga kakao lebih jauh tertahan dengan datangnya sentimen kekhawatiran atas tanaman pertengahan Afrika Barat yang miskin.

Pada sesi sebelumnya Kamis kemarin, harga kakao turun, setelah International Cocoa Organization menaikkan estimasi berapa banyak permintaan akan melebihi pasokan baru tahun ini, tetapi masih di bawah ekspektasi analis lainnya.

Perusahaan mengatakan bahwa di antara para analis lainnya memperkirakan kekurangan produksi yang lebih tinggi, Cargill meramalkan defisit 160.000 ton. Analis memperkirakan produksi untuk memulihkan tahun berikutnya dan beberapa memprediksi surplus.

Namun harga kakao ditahan turun lebih jauh dengan sentimen kekuatiran tanaman miskin di Afrika Barat.

Lihat : Harga Kakao ICE Berakhir Turun 1 Persen

Di akhir perdagangan Jumat dini hari harga kakao berjangka kontrak Juli 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan pelemahan. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -8 dollar atau -0,27 persen pada posisi 2.916 dollar per ton.

Malam nanti akan dirilis data pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama tahun 2016 untuk estimasi kedua yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan menguat terbatas dengan potensi pelemahan dollar AS.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Resistance pada posisi 2.970 dollar. Jika level Resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 3.020 dollar. Sedangkan level Support yang akan ditembus jika terjadi penurunan ada pada 2.870 dollar dan 2.820 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here