Naik Turun Pasar Mencermati Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga AS

336

Bursa saham AS Kamis kemarin ditutup mixed, pasca data ekonomi AS menunjukkan kelemahan dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juni atau Juli mendatang. Dow Jones turun 0,13% ke 17828,29 pengaruh melemahnya saham Dupont, SP500 turun 0,02% ke 2090,10 disebabkan melemahnya saham sektor bahan serta Nasdaq naik 0,14% ke 4,901.77.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka lebih tinggi Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka lebih tinggi mengabaikan sentimen bursa Wall Street yang berakhir mixed, Nikkei naik 0,18% ke 16802,48, ASX 200 naik 0,13% ke 5394,90 serta Kospi naik 0,29% ke 1962,72.

Dari pasar komoditas, harga emas menurun 0,29% pada akhir perdagangan hari Kamis kemarin ke 1,220.18 dollar per troy ons pengaruh komentar Hawkish dari Presiden Federal Reserve AS. Sedang harga minyak mentah WTI menurun pada akhir perdagangan Kamis kemarin sebesar 0,16% pada posisi 49,48 dollar per barel pengaruh gangguan produksi kembali pulih lebih cepat dari yang diperkirakan untuk membangkitkan kembali sentimen kelebihan pasokan.

Dari pasar valas, Jatuhnya dollar AS terhadap Euro, Yen dan Franc pada Kamis kemarin, EURUSD naik 0,35% ke level 1.11927. GBPUSD turun 0,17% ke level 1.46690. USDJPY v 0,37% ke level 109.747.

Dari pasar modal Indonesia, pada akhir perdagangan Kamis kemarin IHSG naik 0,2% pada posisi 4784,56. Secara fundamental penguatan rupiah masih menjadi alasan kuat dilakukannya aksi beli investor asing, namun laju akhir pekan dapat terkoreksi oleh profit taking. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4754-4769 dan kisaran resistance 4792-4800. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBNI, LPPF, SSMS dan SILO.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here