Bursa Tokyo 30 Mei Berakhir Naik Tertinggi 1 Bulan

672
nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang awal pekan Senin (30/05), indeks Nikkei ditutup naik 1,39 persen, atau 233,18 poin di 17,068.02. Penguatan indeks Nikkei didukung pelemahan Yen dan kemungkinan penundaan pajak penjualan Jepang. Kenaikan ini merupakan tertinggi dalam 1 bulan.

Lihat : Indeks Nikkei 30 Mei Dibuka Naik Terdukung Pelemahan Yen

Pada akhir perdagangan hari ini, pasangan mata uang dolar AS / yen Jepang diperdagangkan pada 111,29, menembus tingkat atas 111 untuk pertama kalinya sejak akhir April. Pelemahan yen umumnya positif bagi eksportir karena akan meningkatkan keuntungan luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sedang mempertimbangkan menunda kenaikan pajak penjualan, yang awalnya direncanakan pada bulan April 2017, menjadi ditunda sekitar dua tahun, demikian media Jepang melaporkan pada hari Jumat (27/05).

Abe kemungkinan akan mengumumkan penundaan 1 Juni, ketika sesi parlemen saat ditutup, kata surat kabar Asahi tanpa mengutip sumber.

Lihat : PM Abe Pertimbangkan Menunda Kenaikan Pajak Penjualan Jepang

Dalam berita ekonomi lainnya, penjualan ritel April Jepang turun 0,8 persen tahun-ke-tahun, dibandingkan dengan konsensus pasar untuk penurunan 1,2 persen, menurut Reuters.

Lihat : Penjualan Ritel Jepang April Turun 2 Bulan Berturut

Pada akhir perdagangan saham sore ini, saham otomotif meningkat. Saham Nissan Motor Co melonjak 3,8 persen, saham Honda Motor Co naik 3 persen dan saham Mazda Motor Corp menguat 3,7 persen.

Sedangkan saham ekpsortir peralatan rumah tangga dan elektronik Panasonic Corp berakhir hari 3,1 persen lebih tinggi.

Saham Toshiba Corp melonjak 4,6 persen dan menyentuh 5,5 bulan pada 280 yen setelah JP Morgan meningkatkan target harga saham perusahaan. JP Morgan mengutip struktur laba transformasi dan potensi keuntungan dalam bisnis nuklir Toshiba sebagai alasan untuk menaikkan target harga saham.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 260,00 poin atau 1,55% pada 17,080, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,820.

Esok pagi akan dirilis data ekonomi Jepang. Unemployment Rate April dan Jobs application ratio  April diindikasikan stabil. Produksi Industri April diindikasikan menurun. Household Spending April diindikasikan meningkat namun tetap dalam penurunan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas sengan sentimen pelemahan  Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,594-16,073, dan kisaran Resistance 17,540-18,060.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here