Indeks Shanghai 30 Mei Berakhir Naik Dengan Harapan Stimulus Beijing

881

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok awal pekan Senin (30/05), indeks Shanghai berakhir naik 2,82 poin, atau 0,10 persen, ke 2823.86. Penguatan indeks Shanghai terpicu harapan investor untuk stimulus peemrintah Beijing setelah ekonomi tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda penguatan.

Lihat : Awal Indeks Shanghai 30 Mei Tergerus Kekuatiran Kenaikan Suku Bunga AS

Pada akhir pekan kemarin dirilis data pertumbuhan laba pada perusahaan industri Tiongkok melambat di bulan April, sejalan dengan data lain untuk bulan April yang memperkirakan ekonomi mungkin akan kehilangan tenaga setelah naik awal tahun.

Perusahaan industri Tiongkok mencetak laba 502 miliar yuan ($ 76590000000) bulan lalu, naik 4,2 persen dari periode yang sama tahun lalu dan dibandingkan dengan pertumbuhan 11,1 persen pada Maret, Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Jumat (27/05).

Lihat : Pertumbuhan Laba Perusahaan Industri Tiongkok April Melambat

Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen menyatakan pada hari Jumat bahwa kenaikan suku bunga AS adalah “mungkin” sesuai dalam bulan-bulan mendatang jika data ekonomi AS meningkat.

“Hal ini sesuai dan saya sudah katakan di masa lalu, saya pikir untuk Fed secara bertahap dan hati-hati meningkatkan suku bunga dari waktu ke waktu dan mungkin dalam beberapa bulan mendatang, langkah tersebut akan sesuai,” kata Yellen dalam menanggapi pertanyaan di Harvard Radcliffe Institute for Advanced Study di Harvard University di Cambridge, Massachusetts, AS.

Yellen mengatakan perekonomian terus meningkat dan menambahkan bahwa dia melihat pertumbuhan naik setelah kuartal pertama lamban. Yellen menambahkan harga minyak dan dolar yang kurang lebih stabil akan membantu untuk mendorong mencapai tujuan inflasi Fed.

Lihat : Pidato Yellen : Kenaikan Suku Bunga AS Mungkin Pada Bulan Mendatang

Penguatan sentimen kenaikan suku bunga AS bulan Juni menekan pergerakan mata uang Yuan. Bank Rakyat Tiongkok, bank sentral negara itu, pada Senin menurunkan titik referensi yuan terhadap dolar AS ke 6,5784, turun tajam – 294 basis poin, atau 0,4 persen – dari kurs tetap pada hari Jumat. Titik referensi saat ini terendah sejak Februari 2011.

Lemahnya oemulihan ekonomi Tiongkok, membuat harapan investor meningkat untuk pemerintah Beijing segera memberikan dorongan dan stimulus untuk penguatan ekonominya.

Pada akhir perdagangan, saham-saham perbankan dan asuransi kapital besar sebagian besar menguat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi sideways cenderung melemah dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok, kecuali ada stimulus yang dijalankan pemerintah Beijing. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2709-2608 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2935-3051.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here