Pergerakan IHSG Sepekan Berusaha Lanjutkan Keuntungan

242

Pergerakan IHSG pada pekan pertama  perdagangan bulan Juni diperkirakan  akan bergerak  positif  baik secara teknikal dan juga fundamental. Pekan lalu (23-27 Mei 2016)  IHSG terpantau menguat signifikan sebesar  2,18 % ke level 4711.87, demikian juga  indeks LQ 45  melemah sebesar 2,6% ke level 805.15. Penguatan IHSG sepekan lalu yang merupakan penguatan mingguan pertama kalinya setelah 4 pekan berturut melemah, dibantu oleh intervensi investor asing setor modalnya cukup besar.

Pekan lalu penguatan bursa saham lokal dipicu oleh penguatan rupiah di tengah sentimen yang kuat mengangkat dollar AS lebih tinggi terhadap mata uang dunia lainnya. Optimisme investasi di tanah air bangkit kembali tatkala pasar keuangan global sedang dikuasai oleh dollar AS.

Meskipun terjadi peningkatan pada indeks namun jika melihat rata-rata jumlah transaksi harian bursa sepanjang minggu lalu menurun hingga Rp4,39 triliun, dimana pekan sebelumnya Rp6,08 triliun. Demikian juga dengan volume saham yang diperdagangkan hanya 20,5 miliar saham, sedangkan perdagangan pekan lalu mencapai 24,2 miliar.  Dan untuk sana asing yang masuk ke bursa pekan lalu mencapai Rp1,02 triliun.

Secara sektoral pada minggu lalu tercatat semua sektor yang mengalami penguatan yang dipimpin penguatannya oleh sektor infrstruktur dan tambang yang sepanjang minggu lalu mengalami penguatan masing–masing  sebesar 3,4%, 3,3%.  Sedangkan sektor yang nyaris alami pelemahan yaitu sektor agri dan consumer.

Adapun untuk minggu ini Analyst Vibiz Research Center memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat terbatas. Secara fundamental IHSG berpotensi menguat oleh laporan ekonomi seperti data inflasi yang masih dalam range target BI.

Secara teknikal IHSG perdagangan pekan lalu  bergerak dengan  indikator MA   masih bergerak naik  dan  indikator Stochastic bergerak naik mendekati area jebuh beli. Sementara itu indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  didukung oleh +DI yang  juga bergerak datar. Sehingga diprediksi rekomendasi trading pekan  ini  pada target resistance di level   4831 dan 4890, sedangkan support di level 4695 dan kemudian 4627.

Jul Allens/VM/VBN/ Equity Analyst at Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here