Bursa Eropa 31 Mei Dibuka Turun Mencerna Suku Bunga AS Dan Pertemuan ECB

239

Pasar saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada perdagangan Selasa (31/05) karena investor mencerna prospek kenaikan suku bunga Juni AS dan peristiwa utama minggu ini termasuk pertemuan Bank Sentral Eropa.

Indeks FTSE berada pada posisi 6.259,64, turun -11,15 poin atau -0,18%

Indeks DAX berada pada posisi 10.302,60, turun -30,63 poin atau -0,30%

Indeks CAC berada pada posisi 4.516,37, turun -13,03 poin atau -0,29%

Indeks IBEX 35 berada pada posisi 9.111,80, turun -5,10 poin atau -0,06%

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 turun 0,38 persen pada Selasa pagi dengan bursa-bursa utama semua di wilayah negatif.

Lihat : Bursa Eropa Ditutup Naik Mencermati Pernyataan Pejabat Fed

Kekuatiran Investor meningkat sejak pembuat kebijakan AS mulai menyerukan kenaikan suku bunga pada bulan Juni. Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan pekan lalu bahwa kenaikan suku bunga bisa sesuai dalam beberapa bulan mendatang. Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan pasar sedang menyiapkan dirik untuk kenaikan musim panas Senin. Beberapa analis mencatat bahwa sementara komentar Yellen muncul hawkish, namun tidak memberikan indikasi yang jelas untuk waktu.

Investor juga akan menunggu berita dari pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis untuk petunjuk tentang langkah kebijakan selanjutnya. Dan OPEC juga bertemu pada hari yang sama dengan pasar mengamati setiap perjanjian yang dapat mempengaruhi produksi minyak.

Harga minyak telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah sejumlah pemadaman pasokan seperti kebakaran hutan di Kanada, membantu mendorong minyak mentah Brent dan minyak mentah West Texas Intermediate mendekati US $ 50 per barel.

Pada sektor minyak dan gas, saham Statoil lebih rendah setelah RBC menurunkan target harga untuk saham.

Dalam berita perusahaan, kelompok Peugeot berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Prancis untuk membahas masa depan sahamnya di produsen mobil Peugeot PSA Citroen, Reuters melaporkan, mengutip sumber pada hari Senin. Saham diperdagangkan lebih rendah.

Dan saham Volkswagen berada di zona merah setelah produsen mobil melaporkan laba sebelum pajak untuk kuartal pertama sebesar 3,2 miliar euro ($ 3500000000), penurunan 19,3 persen tahun-ke-tahun.

Sektor sumber daya dasar lebih rendah karena dolar yang lebih kuat membebani harga logam. Tapi saham Arcelor Mittal naik lebih dari 4,1 persen.

Saham perusahaan telekomunikasi Belanda Altice lebih tinggi setelah Pivotal menaikkan target harga untuk saham.

Sore nanti akan dirilis data ekonomi Inflation Rate yang diindikasikan naik dan Unemployment Rate yang diindikasikan tetap.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan mencermati hasil inflasi dan unemployment rate, juga pergerakan bursa global dan harga minyak mentah.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here