Kenaikan Suku Bunga AS Dan Pertemuan OPEC Dicermati Pasar

282

Bursa Saham AS libur pada perdagangan hari Senin memperingati Memorial Day. Untuk perdagangan selanjutnya nanti malam diperkirakan bursa Wall Street akan bergerak menguat dengan dukungan sentiment positif yaitu dengan semakin menguatnya kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat ini yang didukung pernyataan Ketua Fed Janet Yellen dan Presiden Fed St. Louis James Bullard, juga penguatan bursa Asia dan Eropa serta data-data ekonomi yang diindikasikan meningkat

Bursa Asia pagi ini dibuka flat senderung melemah karena pasar mencerna data dari Jepang dan Korea Selatan. Terpantau Indeks Nikkei turun 0,05% pada 17.059,32. Indeks ASX 200 turun 0,71 % pada 5.369,60. Indeks Kospi naik 0,08% pada 1.968,65.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS bulan juli naik 0,45 persen ke posisi 49,55 dollar per barel meskipun ketidakpastian menjelang pertemuan produsen-kelompok OPEC akhir pekan ini diperkirakan akan membatasi keuntungan. Pada perdagangan selanjutnya harga minyak mentah berpotensi naik tipis dengan sentiment pelemahan tipis dollar AS. Namun malam nanti akan berpotensi lemah dengan perkiraan kembali menguatnya dollar AS dengan data ekonomi AS yang positif.

Sedangkan harga emas spot sempat turun sebanyak 1 persen menjadi $ 1,199.60 per ons, terendah sejak 17 Februari, dan berakhir turun 0,6 persen pada $ 1,205.20 per ons, terkena komentar dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen pada kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan mendatang. Pada perdagangan selanjutnya harga emas berpotensi turun dengan sentimen menguatnya kenaikan suku bunga AS bulan Juni.

Dari pasar valas, Dolar AS mencapai tertinggi satu bulan terhadap yen pada Senin, setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang mengatakan akan menunda kenaikan pajak penjualan Jepang.  EURUSD naik 0.25% pada 1.1139. GBPUSD naik 0.15 % pada 1.4638.  USDJPY naik 0.81 %, pada 111.12. Pernyataan-pernyataan pejabat The Fed yang hawkish untuk kenaikan suku bunga AS berpotensi menguatkan dollar AS.

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (30/05) berakhir naik 0,44 persen pada 4836.03. Penguatan IHSG terdorong penguatan aksi beli saham investor asing. IHSG selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan bursa global dan optimism ekonomi Indonesia.   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 4805-4820 dan resisten 4848-4861. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: ADHI, TLKM, SCMA dan ADRO.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini Produksi Industri, Produksi Manufaktur dan Retail Sales bulan April Korea Selatan, Unemployment Rate, Produksi Industri April Jepang, Current Account Australia, Unemployment Rate, Unemployment Change, Retail Sales Jerman, Unemployment Rate, Inflation Rate Zona Eropa, Pertumbuhan ekonomi Kanada, Personal Spending, Personal Income, Consumer Confidence, Chicago PMI AS.

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here