Bursa Eropa 1 Juni Tertekan Pelemahan Aktifitas Manufaktur Eropa Dan Tiongkok

370

Bursa Saham Eropa diperdagangkan lebih rendah pada awal perdagangan Rabu (01/06) terpengaruh melemahnya data manufaktur dan jasa Tiongkok.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 turun 1,1 persen.

Indeks FTSE berada pada posisi 6.172,63, turun -58,16 poin atau -0,93%

Indeks DAX berada pada posisi 10.173,02, turun -89,72 poin atau -0,87%

Indeks CAC berada pada posisi 4.464,68, turun -40,94 poin atau -0,91%

Indeks IBEX 35 berada pada posisi 8.915,40, turun -118,60 poin atau -1,31%

Lihat : Bursa Eropa 31 Mei Dibuka Turun Mencerna Suku Bunga AS Dan Pertemuan ECB

Kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongkok muncul kembali dengan hasil aktifitas manufaktur yang kurang menggembirakan.

Aktifitas manufaktur di Tiongkok datar pada bulan Mei, demikian survei resmi menunjukkan pada Rabu (01/06), sebagai tanda terbaru bahwa perlambatan ekonomi bangsa ini masih jalan di tempat.

Indeks Pembelian Manajer (PMI) manufaktur pemerintah datang di 50,1, tidak berubah dari bulan April, tetapi lebih tinggi dari rata-rata 50 yang diperkirakan dalam jajak pendapat Reuters dari 31 ekonom.

Dalam sebuah survei terpisah yang dirilis secara bersamaan, aktivitas di industri jasa Tiongkok turun menjadi 53,1 pada Mei, dari 53,5 pembacaan bulan sebelumnya.

Lihat : Aktifitas Manufaktur Perusahaan Besar Tiongkok Mei Datar, Aktifitas Jasa Merosot

Aktifitas manufaktur swasta Tiongkok melemah bulan lalu, pertanda sektor manufaktur terbesar di dunia tersebut dapat menekan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua.

Indeks pembelian manajer (PMI) Caixin manufaktur Tiongkok melemah ke 49,2 pada Mei dari 49,4 bulan sebelumnya pada skala di mana angka dibawah 50 menunjukkan kontraksi dalam kegiatan ekonomi.

Lihat : Aktifitas Manufaktur Swasta Tiongkok Mei Melemah

Investor juga mencermati pasar minyak setelah Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab menempatkan tekanan pada harga Selasa dengan mengatakan bahwa minyak sudah mengoreksi ke atas, meredakan harapan aksi di Wina di mana anggota OPEC bertemu pada hari Kamis. Saham minyak dan gas diperdagangkan di wilayah negatif.

Investor berharap untuk beberapa bentuk kuota atau produksi dipotong untuk minyak untuk membantu menstabilkan pasar. Tapi analis semakin skeptis bahwa OPEC dapat memberikan ini.

Fokus utama lain bagi investor adalah ketika Federal Reserve akan menaikkan suku bunga AS. Pembuat kebijakan, termasuk Ketua Fed Janet Yellen, tidak mengesampingkan kenaikan pada bulan Juni, lebih awal dari pasar yang diharapkan. Ketidakpastian di sekitar waktu yang telah membebani sentimen investor.

Prospek kenaikan suku bunga segera juga telah memperkuat dolar yang telah menempatkan tekanan pada harga logam.

Sektor sumber daya dasar adalah salah satu pemain terburuk pada hari Rabu sebagai hasilnya, dengan saham seperti saham Anglo American dan Glencore di bawah tekanan.

Juga pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis juga akan dipantau cermat. Investor akan mencermati apakah perubahan inflasi ECB memberikan petunjuk tentang langkah kebijakan moneter lebih lanjut.

Dalam rilis data ekonomi di Eropa, pertumbuhan di sektor manufaktur Spanyol melambat, menurut survei kunci. Indeks Pembelian Manajer ‘Markit ini (PMI) datang di 51,8 pada bulan Mei, jatuh dari 53,5 pada bulan April. Tapi masih di atas level 50-point yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi. Dan untuk zona euro secara keseluruhan, PMI manufaktur mencapai 51,5 pada Mei, turun dari 51,7 pada bulan April.

Bank Italia berada di bawah tekanan setelah laporan Il Messaggero mengatakan bahwa Bank of Italia bisa meminta pemberi pinjaman negara untuk menempatkan € 1500000000 ($ 1670000000) ke dana resolusi.

Investor khawatir tentang portofolio pinjaman yang buruk dari banyak bank Italia.

Veneto Banca juga mengumumkan kisaran harga 0,1-0,5 euro per saham untuk penawaran umum perdana 1 miliar euro mendatang . Karena permintaan rendah, dana backstop negara – Atlante – telah setuju untuk membeli saham yang tidak diinginkan. Jika Atlante melangkah, itu akan menjadi kedua kalinya itu telah mengambil tindakan setelah underwritting 1,5 miliar rights issue Banca Popolare di Vicenza ini.

Ubi Banca, Banco Popolare dan Banca Popolare di Milano berada di zona merah.

Di sisi pendapatan, operator supermarket Ahold melaporkan kenaikan 4,3 persen pada penjualan bersih untuk kuartal pertama tahun ini dan mengatakan merger yang diusulkan dengan Delhaize adalah “di jalur untuk menutup pada pertengahan 2016”. saham Ahold diperdagangkan lebih tinggi.

Dan saham pembuat bir raksasa SABMiller yang datar setelah komisi kompetisi Afrika Selatan menyelesaikan penyelidikan dan direkomendasikan bahwa merger antara SABMiller dan ABInBev pergi ke depan tetapi dengan syarat.

Di Inggris, pertumbuhan harga rumah tetap lambat, naik 0,2 persen bulan ke bulan di bulan Mei. Saham pembangun rumah Inggris seperti Persimmon berada di bawah tekanan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa akan bergerak lemah terganjal data aktifitas manufaktur zona Eropa yang lemah dan kekuatiran pelemahan ekonomi Tiongkok.

 

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here