Bursa Tokyo 1 Juni Berakhir Turun Tertekan Penguatan Yen

279
indeks nikkei
Vibizmedia Photo

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang awal bulan, Rabu (01/06), indeks Nikkei ditutup turun 1,62 persen, atau 279,25 poin pada 16,955.73. Pelemahan indeks Nikkei terpicu pelemahan Yen.

Lihat : Indeks Nikkei 1 Juni Dibuka Negatif Tertekan Penguatan Yen

Dolar AS mengambil ¥ 109,85 pada 03:34 SIN / HK, dengan pasangan mata uang dolar-yen turun dari tingkat atas 111 pada Selasa.

Penguatan yen terjadi setelah laporan media menegaskan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe kemungkinan akan mengumumkan penundaan untuk kenaikan pajak penjualan yang direncanakan untuk tahun depan sampai 2019. Sementara berita itu sebagian besar diharapkan, mungkin menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kemampuan Jepang untuk menangani beban utang pemerintah, yang mencapai 200 persen dari PDB.

Pada akhir perdagangan bursa Jepang, saham-saham eksportir sebagian besar lebih rendah di tengah penguatan yen, yang menekan pada pendapatan luar negeri ketika mereka dikonversi kembali ke dalam mata uang lokal. Saham Sony turun 0,87 persen, saham Honda turun 2,28 persen dan saham Panasonic turun 2,04 persen.

Saham Toyota berakhir turun 0,48 persen. Nikkei Asia Review melaporkan selama jam pasar bahwa perusahaan mobil Jepang ini mendekati kesepakatan untuk membeli dua perusahaan robot besar – Boston Dynamics dan Schaft – dari Google.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -110,00 poin atau -0,65% pada 16,860, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,970.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas sengan sentimen penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,338-15,834, dan kisaran Resistance 17,346-17,850.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here