Data Manufaktur PMI Khawatirkan Bursa Saham Global

347

Bursa Saham AS Selasa (31/05) ditutup mixed oleh data ekonomi AS yang dirilis mengecewakan semalam. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,48 persen, di 17,787.13, dengan penurunan tertinggi saham DuPont. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,10 persen, pada 2,096.95, dengan sektor energi memimpin enam sektor yang lebih rendah dan sektor utilitas yang naik tertinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 14,55 poin, atau 0,29 persen, pada 4,948.05.

Bursa Asia pagi ini dibuka melemah oleh kekhawatiran data manufaktur Tiongkok dan juga data PDB Australia. Terpantau Indeks Nikkei turun 0,86% pada 1708674. Indeks ASX 200 turun 0,98 % pada 5326.10. Indeks Kospi turun 0,18% pada 1979.86.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS turun 0,47 persen ke posisi $ 49,10 per barel setelah Menteri Perminyakan Arab Saudi menyatakan kegembiraannya dengan kenaikan harga minyak sekarang, hal ini dikhawatirkan pasar negara tersebut kembali produksi minyak mentahnya dengan normal dan akibatkan kelebihan pasokan kembali. Pada perdagangan selanjutnya harga minyak mentah berpotensi naik  dengan sentiment penurunan pasokan minyak AS.

Sedangkan harga emas naik lebih tinggi dari posisi terendah dalam 4 bulan perdagangan sebelumnya oleh buruknya data ekonomi AS meski dollar tetap menguat. Harga emas naik 0,99 persen ke posisi $ 1,216.81 per troy ons. Pada perdagangan selanjutnya harga emas masih berpotensi naik kembali oleh sentimen diatas.

Dari pasar valas, Dolar AS konsolidasi setelah rilis data ekonomi seperti CB consumer confidence dan data bisnis Chicago PMI mengecewakan dan hari ini berpotensi melemah dikarenakan data tersebut melemahkan ekspektasi kenaikan Fed rate.  Pagi ini terpantau
EURUSD   -0.05 %    1.1125
GBPUSD    -0.13 %    1.4473
USDJPY    -0.14 %    110.58

Dari pasar modal Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan  Selasa (31/05) berakhir turun 0,8 persen pada 4796,86. Pelemahan terjadi akibat profit taking yang dilakukan investor lokal dan hari ini diperkirakan melemah oleh profit taking asing. IHSG selanjutnya  diperkirakan akan ada di kisaran support 4764-4780, dan resisten 4824-4852. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBTN, AALI, ANTM dan GGRM.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini berupa data manufaktur PMI baik survey pemerintah maupun lokal bagi semua kawasan. Jadi seperti pagi ini dirilis data manufaktur Tiongkok demikian selanjutnya untuk kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Dan data ini diperkirakan menunjukkan penurunan data dari periode sebelumnya.

Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here