Mantapnya Data ADP dan Jobless Claims AS Beri Harapan Rally Dollar

261

Setelah ADP atau Automatic Data Processing, Inc. mengumumkan terjadi penambahan tenaga kerja bulan Mei di sektor swasta dibandingkan dengan penambahan bulan sebelumnya, dollar AS yang sejak awal perdagangan sesi Asia terpukul oleh sentimen penundaan kenaikan pajak konsumsi Jepang bangkit kembali. Bertambahnya data yang dilaporkan ADP malam ini membuat rival dollar lainnya langasung terkoreksi kecuali terhadap yen.

Mengawali perdagangan sesi Amerika malam ini dollar AS anjlok ke posisi terendah dalam 2 pekan terhadap kurs yen oleh sikap skeptis pasar  yakan rencana kenaikan Fed rate dalam waktu dekat. Pasar mulai ragu dengan beberapa peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir yang menunjukkan data dan kondisi yang menghambat kenaikan fed rate terjadi.

Terpantau malam  ini dollar AS hanya melemah terhadap yen dan poundsterling merespon meskipun rilis data ekonomi Inggris mengecewakan. Terhadap yen, dollar masih sulit untuk menekan oleh kuatnya fundamental kurs setelah salah seorang pejabat BOJ menyatakan penentangannya akan suku bunga yang negatif.

Untuk pergerakan selanjutnya, perdagangan forex dollar AS hari ini  akan alami rally yang kuat yang dimulai dengan pembalikan arah indeks ke teritori positif. Kekuatan dari data ADP employment change dan juga data klaim pengangguran yang berkurang dari sebelumnya memberikan proyeksi jelas akan dukungan kenaikan fed rate.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Amerika malam  ini  naik hingga  0,07 persen setelah dibuka pada posisi 95,43  dan bergulir pada posisi 95,52. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS anjlok hingga  0,5 persen.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here