IHSG 3 Juni Dibuka Naik Terdorong Penguatan Rupiah Dan Wall Street

338

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Jumat (03/06) dibuka naik 12,20 poin atau 0,25 persen pada 4845,42. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham yang terpicu penguatan Rupiah.

Aksi beli saham terpicu penguatan Rupiah. Terpantau pasangan kurs USDIDR menguat 0,23 persen pada 13,611.

Kenaikan IHSG juga terdorong penguatan bursa Wall Street. Bursa Saham AS ditutup naik di sesi tertinggi pada akhir perdagangan hari Kamis, terbantu kenaikan harga minyak mentah dan kinerja positif sektor perawatan kesehatan, menjelang laporan pekerjaan yang sangat dinantikan pada hari Jumat ini. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,27 persen, di 17,838.56, dengan kenaikan tertinggi saham DuPont. Indeks S & P 500 ditutup naik 0,28 persen, pada 2,105.26, dengan sektor perawatan kesehatan memimpin tujuh sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 0,39 persen, pada 4,971.36.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Terdukung Kenaikan Minyak Mentah Dan Sektor Perawatan Kesehatan

IHSG pada awal perdagangan pagi ini terdukung oleh semua sektor yang berada di zona positif dengan penguatan tertinggi sektor Aneka Industri yang naik 0,98%. Pada pagi ini tercatat 132 saham menguat, sedangkan 25 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 277 juta saham dengan nilai mencapai lebih 237 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 15.100 kali.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Jumat 3 Juni 2016

Aksi bei saham oleh investor asing terjadi pagi ini. Terpantau pagi ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 18,25 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas terdorong lanjutan aksi beli saham dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4815-4783, dan kisaran Resistance 4880-4912.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here