Data Pekerjaan AS Lemah, Kenaikan Suku Bunga Memudar

292

Bursa Saham AS ditutup turun pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat karena keuntungan dalam utilitas mengimbangi penurunan di sektor keuangan setelah penurunan tajam pada laporan pekerjaan AS Mei. Dow Jones turun 0,18% ke 17807,06 pengaruh melemahnya saham Goldman Sachs, SP500 turun 0,29% ke 2099,13 dipengaruhi melemahnya saham sektor keuangan memimpin enam sektor yang lebih rendah serta Nasdaq turun 0,58% ke 4,942.52.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed pengaruh buruknya laporan pekerjaan Amerika Serikat bulan Mei pada hari Jumat kemarin, Nikkei turun 1,45% ke 16401,08, ASX 200 naik 0,28% ke 5334,00. Bursa Korea Selatan libur memperingati Memorial Day.

Dari pasar komoditas, harga emas melonjak 2,74% pada 1.243,81 per troy ons dan berada di jalur untuk lompatan hari terbesar dalam tujuh minggu pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat setelah data payrolls AS yang jatuh di bawah perkiraan, meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan menahan kenaikan suku bunga. Sedangkan harga minyak mentah WTI turun sebesar 1,1% ke USD 48,62 per barel pada akhir perdagangan hari Jumat kemarin, setelah data mingguan menunjukkan pengebor AS menambahkan kilang minyak untuk kedua kalinya tahun ini.

Dari pasar valas, Dollar AS jatuh ke level terendah dalam tiga minggu Jumat kemarin setelah laporan pekerjaan AS mengecewakan. EURUSD naik 1,94% ke level 1.13659. GBPUSD naik 0,62% ke level 1.45094. USDJPY turun 2,16% ke level 106.512.

Dari pasar modal Indonesia, pada akhir perdagangan Jumat kemarin IHSG naik 0,4% pada posisi 4853,92 pengaruh Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4829-4842 dan kisaran esistance 44864-4873. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : AKRA, BMRI, LPKR dan SSMA.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here