Defisit Perdagangan AS April Melebar

391

Defisit perdagangan AS meningkat pada bulan April karena ekspor barang rebound kuat, menunjukkan perdagangan yang akan menjadi dorongan untuk pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat, kesenjangan perdagangan naik 5,3 persen menjadi $ 37,4 miliar. Defisit perdagangan Maret direvisi turun ke $ 35,5 miliar, yang merupakan terkecil sejak Desember 2013, dari sebelumnya dilaporkan $ 40,4 miliar. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan defisit perdagangan naik ke $ 41,3 miliar pada bulan April.

united-states-balance-of-trade

Ketika disesuaikan dengan inflasi, defisit melebar ke $ 57,6 miliar dari $ 56,1 miliar pada bulan Maret.

Defisit perdagangan untuk bulan April adalah lebih kecil dari rata-rata bulanan untuk kuartal pertama, menunjukkan perdagangan mungkin akan memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto pada periode April-Juni. Perdagangan telah menjadi hambatan pada pertumbuhan PDB selama tiga kuartal terakhir.

Pada bulan April, ekspor barang meningkat 2,5 persen menjadi $ 120,1 miliar. Ekspor telah dilemahkan oleh dolar AS yang kuat dan permintaan global lesu. Dengan surutnya reli dolar dan barang buatan AS menjadi lebih kompetitif di pasar internasional, beberapa penekan pada ekspor mulai terangkat.

Lihat :  Non Farm Payrolls AS Mei Terendah 5 Tahun; Harapan Kenaikan Suku Bunga Memudar

Ekspor keseluruhan barang dan jasa naik 1,5 persen menjadi $ 182,8 miliar pada bulan April. Ekspor ke Uni Eropa turun 6,0 persen, sedangkan barang yang dikirim ke Kanada meningkat 1,1 persen. Ekspor ke Tiongkok jatuh 3,2 persen.

Impor barang naik 2,4 persen menjadi $ 178,9 miliar pada bulan April, menunjuk peningkatan permintaan domestik. Bagian dari peningkatan tercermin dari kenaikan harga minyak. Harga minyak rata-rata $ 29,48 per barel pada bulan April, naik dari $ 27,68 pada bulan Maret. Defisit perdagangan minyak bumi adalah yang terkecil sejak Februari 1999.

Impor dari Tiongkok melonjak 10,5 persen. Dengan penurunan ekspor, defisit perdagangan AS-Tiongkok yang sensitif secara politis meningkat 16,3 persen menjadi $ 24,3 miliar pada bulan April.

 

Doni/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here