Harga CPO 6 Juni Ditenggelamkan Kekuatan Ringgit Dan Lemahnya Minyak Mentah

321

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Senin siang (06/06) terpantau lemah. Pelemahan harga CPO siang ini terpicu menguatnya nilai tukar Ringgit terhadap dollar AS dan pelemahan harga minyak mentah.

Pada siang ini terpantau dollar AS melemah terhadap Ringgit. Terpantau kurs pasangan dollar AS-Ringgit, turun tajam -1,03% pada 4.1025.

Penguatan Ringgit menjadikan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli luar negeri sehingga permintaannya menurun.

Lihat : Harga CPO 3 Juni Tergerus Penguatan Ringgit Dan Pelemahan Minyak Mentah

Harga minyak mentah naik pada perdagangan sesi Asia hari Senin (06/06), terangkat oleh merosotnya dollar AS yang bisa meningkatkan permintaan, demikian juga dukungan harga datang dari serangan berkelanjutan terhadap infrastruktur minyak di Nigeria memperketat pasokan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 49 sen atau 1 persen pada $ 49,11 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka internasional Brent diperdagangkan pada $ 50,03 per barel pada 0139 GMT, naik 39 sen atau 0,8 persen dari pemukiman terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Terangkat Pelemahan Dollar AS

Penurunan harga minyak mentah menjadi pemicu sentimen negatif yang membuat harga CPO dalam trend melemah. pelemahan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO menurun permintaannya.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan Harga kontrak Agustus 2016 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar 15 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.651 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan potensi penguatan Ringgit dan kenaikan harga minyak mentah. Pergerakan harga juga bisa dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan pasokan global.

Harga CPO berjangka kontrak Agustus 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Support pada posisi 2.600 ringgit dan 2.550 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi penguatan ada pada posisi 2.700 ringgit dan 2.750 ringgit.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here