Harga Minyak Mentah Sesi Asia Terangkat Pelemahan Dollar AS

326

Harga minyak mentah naik pada perdagangan sesi Asia hari Senin (06/06), terangkat oleh merosotnya dollar AS yang bisa meningkatkan permintaan, demikian juga dukungan harga datang dari serangan berkelanjutan terhadap infrastruktur minyak di Nigeria memperketat pasokan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 49 sen atau 1 persen pada $ 49,11 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka internasional Brent diperdagangkan pada $ 50,03 per barel pada 0139 GMT, naik 39 sen atau 0,8 persen dari pemukiman terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Turun; Mingguan Negatif Lebih 1 Persen

Para pedagang mengatakan bahwa harga minyak yang lebih tinggi adalah hasil dari penurunan tajam dalam dolar pada Jumat, ketika dolar melemah lebih dari 1,5 persen intra-day terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Penurunan terjdi setelah melemahnya data pekerjaan AS yang memicu kekhawatiran atas kondisi ekonomi terbesar di dunia ini, dengan dolar yang lebih lemah dipandang sebagai pendukung permintaan bahan bakar di seluruh dunia karena membuat impor minyak diperdagangkan dalam dolar lebih murah.

Lihat : Non Farm Payrolls AS Mei Terendah 5 Tahun; Harapan Kenaikan Suku Bunga Memudar

Awal bulan Ramadhan, Senin ini juga dilihat sebagai pendukung harga sebagai pendorong permintaan meningkat di sebagian besar negara-negara yang didominasi umat Muslim.

Para pedagang juga mengatakan serangan yang berlanjut terhadap infrastruktur minyak di Nigeria, yang telah menekan produksi negara ke posisi terendah lebih dari 20 tahun dan yang pemberontak mengatakan bisa jatuh ke nol segera, juga mendukung harga minyak.

Sejauh ini, pemotongan pasokan seperti di Nigeria atau Libya, telah dipenuhi oleh meningkatnya produksi di Timur Tengah, khususnya Iran, yang telah menaikkan produksi setelah akhir sanksi internasional terhadapnya pada bulan Januari.

Iran kembali ke pasar minyak internasional lebih cepat dari yang diharapkan – termasuk menggunakan operator kapal tanker internasional untuk kapal minyak mentah – dan cepat mencapai kapasitas maksimum. Ini berarti bahwa gangguan lebih lanjut dalam pasokan global mungkin tidak diimbangi dengan peningkatan produksi Iran.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah bergerak menguat dengan potensi pelemahan dollar AS. Harga akan menembus kisaran Resistance $ 49,50- $ 50,00, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 48,50 – $ 48,00.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here