ASSA Dapat Bisnis Dari Uber, Sahamnya Masih Sideways

647

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menjadi incaran para penyedia jasa layanan transportasi berbasis online untuk menyewakan kendaraan milik perseroan. Dari 3 penyedia layanan tersebut seperti Uber, Grab dan Gojek, baru Uber yang terlibat kerjasama dengan ASSA dalam menyewakan kendaraan jenis minibus.

Dengan Uber, ASSA telah mengikat kerjasama penyewaan mobil untuk jenis Avanza dan Xenia  sebanyak 25 unit. Dari satu unit perseroan menetapkan biaya sewa Rp4 juta per bulan, sehingga selama 2 tahun masa kontrak perseroan mendapatkan sekitar Rp2,4 miliar.  Untuk kerjasama ini ASSA tidak keberatan untuk kerjasama dengan perusahaan lainnya.

Sebagai informasi, untuk meningkatkan bisnisnya perseroan telah menargetkan penambahan armadanya sebanyak 4.000 unit lebih, dengan anggaran  capex sebesar Rp1 triliun dan Rp900 miliar.

Untuk pergerakan sahamnya pada  perdagangan saham  Selasa (7/06),  saham ASSA dibuka pada level 118 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 117  dan sore ini bergerak  dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 20 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ASSA  sebelumnya bergerak flat dengan   indikator MA bergerak datar dengan Stochastic  konsolidasi di area tengah. Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang   bergerak naik yang menunjukan pergerakan ASSA masih sideways. Dengan kondisi teknikalnya saham ini direkomendasikan wait and see.

Lens Hu/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here