Estimasi Pertumbuhan Ekonomi Zona Eropa Q1-2016 Meningkat

287

Ekonomi kawasan Eropa tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada awal tahun ini, didorong oleh investasi dan peningkatan dalam belanja konsumen.

Produk domestik bruto naik 0,6 persen pada kuartal pertama, demikian rilis kantor statistik Uni Eropa di Luxembourg, Selasa (07/06). Eurostat awalnya melaporkan pada 29 April sebelum merevisi turun menjadi 0,5 persen pada 13 Mei.

euro-area-gdp-growth (2)

Setelah tumbuh di laju tercepat dalam satu tahun, Bank Sentral Eropa memprediksi perekonomian 19 negara akan melambat pada kuartal kedua, dengan tingkat inflasi akan tetap sangat rendah atau bahkan negatif.

Di antara prospek risiko penurunan yang disampaikan Presiden Mario Draghi pekan lalu ketika ia tidak memperluas stimulus terkait prospek di pasar negara berkembang, lambatnya kemajuan dalam reformasi struktural, dan Referendum 23 Juni apakah Inggris akan tetap di Uni Eropa.

Divergensi dalam blok itu merupakan suatu tantangan tambahan bagi para pembuat kebijakan yang telah berupaya menyusun langkah-langkah konvensional termasuk suku bunga negatif dan pembelian aset untuk menyalakan inflasi.

Jerman telah mendapatkan manfaat dari rekor rendah pengangguran, dan penurunan harga minyak mentah yang telah terbukti menolong bagi pendapatan sekali pakai. Sentimen bisnis ditingkatkan ke level terkuat dalam lima bulan pada bulan Mei, sebuah momentum tanda dalam perekonomian terbesar di Eropa tetap kuat. Namun negara-negara seperti Italia atau Yunani bernasib kurang baik, tertekan oleh pengangguran tinggi, kredit macet, dan birokrasi.

Di kawasan Eropa, belanja di sektor swasta dipercepat menjadi 0,6 persen dalam tiga bulan sampai Maret dari 0,3 persen pada periode sebelumnya, menurut laporan tersebut. Pertumbuhan pengeluaran pemerintah melambat menjadi 0,4 persen dari 0,5 persen, sedangkan pembentukan modal tetap bruto naik 0,8 persen pada kuartal pertama, turun dari 1,4 persen. Impor melebihi ekspor, dengan perdagangan bersih mengurangkan 0,1 persentase poin dari PDB.

Perdagangan internasional, terutama permintaan dari Tiongkok, membebani prospek kawasan Eropa. Para pembuat kebijakan di negara paling padat penduduknya di dunia ini sedang berusaha untuk mengarahkan ekonomi untuk mendorong pertumbuhan oleh konsumen dan jasa, dengan para pejabat berjuang untuk mengendalikan surplus produksi industri dari baja hingga batubara tanpa merusak pertumbuhan dan berpotensi merugikan ekonomi regional lainnya.

Pejabat ECB mengambil pandangan yang lebih optimis untuk pertumbuhan ekonomi 2016 kawasan Eropa pekan lalu, merevisi perkiraan mereka menjadi 1,6 persen dari 1,4 persen. Mereka menahan perkiraan mereka untuk 2017 sebesar 1,7 persen dan memangkas proyeksi untuk 2018 menjadi 1,7 persen dari 1,8 persen.

Doni/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here