Harga Timah 7 Juni Melonjak Setelah Pidato Yellen

310

Harga timah di bursa Malaysia naik pada perdagangan Selasa (07/06). Kenaikan harga timah terdukung penguatan bursa global setelah pidato Janet Yellen.

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan hari Senin, terdukung kenaikan minyak mentah dan komentar dari Ketua Fed Janet Yellen yang tetap positif pada perekonomian AS dan mengharapkan kenaikan suku bunga tanpa menyebutkan kapan waktu kenaikan. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,64 persen, di 17,920.33, dengan kenaikan tertinggi saham Boeing. Indeks  S & P 500 ditutup naik 0,49 persen, pada 2,109.41, dengan sektor energi memimpin delapan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq ditutup naik 0,53 persen, pada 4,968.71

Lihat : Wall Street Ditutup Naik Didorong Pidato Yellen,Bursa Global Membaik

Bursa Eropa juga berakhir kuat semalam setelah pidato Janet Yellen.

Sementara itu, bursa Asia juga dibuka positif pagi ini, dan siang ini terpantau semua indeks utama kawasan Asia berada di zona positif, kecuali indeks Shanghai yang berada di zona merah.

Penguatan bursa global terjadi setelah Pidato Janet Yellen semalam. Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen, pada hari Senin memberikan pernyataan yang sebagian besar optimis tentang prospek ekonomi AS dan mengatakan kenaikan suku bunga akan datang.

Secara keseluruhan, Yellen mengatakan lebih banyak kekuatan positif yang mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan inflasi daripada yang negatif dan hal itu akan terus berlangsung.

Lihat : Yellen Optimis Untuk Ekonomi AS, Berharap Kenaikan Suku Bunga Berlanjut

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 16.950 dollar per ton, naik sebesar 400 dollar dari penutupan sebelumnya pada 16.550.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan bursa global dengan semakin memudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS bulan ini. Namun perlu diperhatikan juga perkembangan ekonomi Tiongkok yang dapat mempengaruhi pergerakan harga timah, dan juga potensi profit taking setelah lonjakan harga timah. Harga akan menghadapi level Support di posisi 16.750 dollar dan 16.550 dollar. Akan tetapi jika terjadi kenaikan, harga timah akan menghadapi level Resistance di 17.150 dollar dan 17.350 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here