IHSG 7 Juni Ditutup Naik, Meraup 600 Miliar Dana Asing

648

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (07/06) berakhir naik 0,78 persen pada 4933.99. Indeks LQ 45 ditutup naik 0,92 persen pada 848,95. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah.

Sore ini mata uang Rupiah menguat. Pasangan kurs USDIDR melemah -0,80 persen pada 13,263.

Penguatan Rupiah terdorong memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS bulan ini setelah pidato ketua The Fed Janet Yellen semalam.

Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen, pada hari Senin memberikan pernyataan yang sebagian besar optimis tentang prospek ekonomi AS dan mengatakan kenaikan suku bunga akan datang.

Secara keseluruhan, Yellen mengatakan lebih banyak kekuatan positif yang mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan inflasi daripada yang negatif dan hal itu akan terus berlangsung.

Lihat : Yellen Optimis Untuk Ekonomi AS, Berharap Kenaikan Suku Bunga Berlanjut

Sentimen penguatan Rupiah menjadi penguat bagi investor asing untuk melanjutkan aksi beli saham. Terpantau sore ini dana asing yang masuk ke pasar modal mencapai 621,16 miliar rupiah.

IHSG sore ini terdukung oleh 8 sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Pertambangan yang naik 2,49%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 180 saham menguat, sedangkan 126 saham melemah. Sampai sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 5,64 miliar saham dengan nilai mencapai 6,43 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 288.528 kali.

Lihat : IHSG 7 Juni Sesi 1 Naik Terdorong Penguatan Rupiah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi menguat dengan memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS dan optimisme ekonomi Indonesia. Namun perlu diwaspadai aksi profit taking memanfaatkan kenaikan saham hari ini. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4901-4869, dan kisaran Resistance 4966-4998.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here