IHSG 7 Juni Sesi 1 Naik Terdorong Penguatan Rupiah

681

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Selasa (07/06), IHSG naik 28,48 poin atau 0,58% pada 4924,51. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah.

Terpantau siang ini mata uang Rupiah menguat terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR melemah 0,70 persen pada 13,277.

Penguatan Rupiah terdorong memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS bulan ini setelah pidato ketua The Fed Janet Yellen semalam.

Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen, pada hari Senin memberikan pernyataan yang sebagian besar optimis tentang prospek ekonomi AS dan mengatakan kenaikan suku bunga akan datang.

Secara keseluruhan, Yellen mengatakan lebih banyak kekuatan positif yang mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan inflasi daripada yang negatif dan hal itu akan terus berlangsung.

Lihat : Yellen Optimis Untuk Ekonomi AS, Berharap Kenaikan Suku Bunga Berlanjut

IHSG siang ini terdukung oleh 8 sektor yang positif, dengan kenaikan tertinggi pada sektor Agri yang naik sebesar 2,07%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 170 saham menguat, sedangkan 100 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,91 miliar saham dengan nilai mencapai 3,27 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 164.806 kali.

Lihat : Awal IHSG 7 Juni Tembus 4900 Terdukung Penguatan Bursa Global

Aksi beli saham investor asing siang ini terjadi.  Terpantau siang ini dana asing yang masuk ke pasar modal mencapai Rp. 576,12 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan lanjutan aksi beli saham dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4890-4858, dan kisaran Resistance 4955-4987.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here