Harga CPO 8 Juni Tergerus Kekuatiran Ekonomi Tiongkok

346

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Rabu siang (08/06) terpantau lemah. Pelemahan harga CPO siang ini mengabaikan pelemahan nilai tukar Ringgit terhadap dollar AS dan kenaikan harga minyak mentah.

Pelemahan harga CPO siang ini tertekan kekuatiran ekonomi Tiongkok dengan melemahnya ekspor Tiongkok.

Data perdagangan Tiongkok bulan Mei mengisyaratkan negara ekonomi terbesar kedua di dunia itu masih belum pulih secara menyeluruh untuk kesehatan ekonomi.

Ekspor dalam hal mata uang dolar merosot 4,1 persen secara tahunan, lebih dari dua kali lipat kejatuhan April 1,8 persen. Impor turun tipis 0,4 persen secara tahunan, lebih sempit dari 10,9 persen jatuh pada April. Demikian rilis dari General Administration of Customs Tiongkok, Rabu (08/06).

Lihat : Ekspor Tiongkok Mei Merosot 4 Persen

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan Harga kontrak Agustus 2016 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar 13 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.586 ringgit per ton.

Lihat : Harga CPO 7 Juni Tergerus Penguatan Ringgit Dan Pelemahan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok. Pergerakan harga juga bisa dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan pasokan global.

Harga CPO berjangka kontrak Agustus 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Support pada posisi 2.540 ringgit dan 2.490 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi penguatan ada pada posisi 2.640 ringgit dan 2.690 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here