Rupiah Rabu Berakhir di Zona Merah, Dikalahkan Safe Haven

645

Mengakhiri perdagangan  pasar valas hari Rabu (7/06), kurs rupiah yang dibuka lebih tinggi  dari perdagangan sebelumnya berakhir di zona merah oleh aksi profit taking jelang akhir perdagangan. Investor asing berhenti koleksi rupiah dan memburu aset safe haven oleh buruknya data ekspor Tiongkok hari ini.

Lihat: PidatoEkspor Tiongkok Mei Merosot 4 Persen

Kondisi rupiah yang mulai lemah di akhir perdagangan juga membuat investor asing tarik dananya dari bursa saham sehingga net buy yang terbentuk sejak pagi menjadi net sell sebesar  Rp55 miliar lebih. Akibat profit taking yang dilakukan asing ini membuat IHSG terpangkas   0,4% pada posisi 4916.

Lihat: IHSG 8 Juni Ditutup Turun Tergerus Aksi Profit Taking

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot sore  ini bergerak negatif dengan posisi penurunan 0,09% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13269/US$ setelah  dibuka lemah  pada level Rp13253/US$. Dari sisi kurs jisdor dan kurs BI rupiah Rabu  diperkuat dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  menguat  ke  13241 dari  posisi 13375 perdagangan hari Selasa (7/06), sedangkan kurs transaksi antar bank menguat ke posisi 13307 setelah perdagangan sebelumnya 13442.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari  diperkirakan  dibuka negatif oleh pemburuan aset safe haven hingga akhir perdagangan malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here