Saham Industri Berusaha Hijaukan IHSG, 20 Saham LQ45 Masuk Zona Merah

305

Mengakhiri perdagangan saham hari Rabu (8/6), pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan  akhirnya tergerus oleh aksi profit taking investor lokal yang cukup besar dibandingkan dengan aksi jual  investor asing. Modal asing yang keluar bursa saham hari ini mencapai net sell sebesar Rp56 miliar.

Perdagangan hari ketiga pekan ini, IHSG ditutup turun  0,36 persen pada 4916.06 dan indeks saham unggulan LQ45 juga  ditutup turun 0,49 persen pada 844,79.  Pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh anjloknya   6  sektor saham yang dipimpin oleh  sektor  infrastruktur dan pertambangan dengan pelemahan 1,71% dan 1,14% masing-masing. Sektor  yang lemah lainnya seperti  sektor consumer, perdagangan,  property dan manufaktur.

Lihat:   Denyut Sektoral IHSG : Sektor Infrastruktur Terlemah, Saham TLKM Pemberat

Saham – saham unggulan yang lemahkan 6 sektor  masuk zona merah hari ini seperti saham  PGAS, JSMR, TLKM, ITMG, ANTM, INCO, PTBA, ADRO, AKRA, ASRI, ADHI, PTPP, ICBP, INDF, KAEF, KLBF dan GGRM.  Sedangkan saham unggulan yang berusaha angkat  sektor tersebut yaitu  saham UNTR, BMTR, WIKA, BSDE, dan UNVR.

Perdagangan hari ini hanya 4 sektor yang masuk zona hijau  yaitu sektor aneka industri, finance, industri dasar dan agri. Saham-saham unggulan yang lemahkan 4 sektor ini seperti saham SMGR, LSIP, dan BBTN, namun saham unggulan yang berusaha hijaukan sektor-sektor itu  seperti saham  ASII, CPIN, AALI dan BMRI.

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here