Biaya Eksplorasi TINS Menurun, Sahamnya Terjun Dari Puncak 1 Bulan

224

Biaya eksplorasi bulanan PT Timah Tbk (TINS) hanya  bertambah tipis pada bulan Mei lalu, dimana dana eksplorasi yang dikeluarkan perseroan hingga bulan tersebut sebesar Rp43,9 miliar sedangkan bulan April sebelumnya mengeluarkan biaya hingga Rp36,7 miliar.  Dari data ini biaya yang dikeluarkan pada bulan Mei lebih  sedikit, pasalnya biaya eksplorasi hingga akhir bulan Maret  sebesar Rp25.5 miliar.

Eksplorasi di laut berupa kegiatan kegiatan pengeboran prospeksi dan pengeboran rinci di perairan Bangka meliputi Lt Lubuk Bundar, Lt Cupat Luar dan Lt Ranggam, serta perairan Belitung Timur meliputi Lt Sukun dan Olivir dengan menggunakan 5 unit kapal bor.

Hasil kegiatan eksplorasi perseroan di laut hanya mendapatkan sumber daya tereka (inferred) sebesar 179 ton, sumber daya tertunjuk (indicated) sebesar 899 ton, dan sumber daya terukur (measured) sebanyak 4.375 ton. Sementara itu kegiatan di darat masih dalam proses.

Untuk pergerakan sahamnya pada Jumat (10/6) saham TINS dibuka flat pada  posisi 720  setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level sama dan siang ini  bergerak anjlok parah  dengan volume perdagangan saham  mencapai 91 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham TINS perdagangan sebelumnya bergerak bullish dengan  indikator MA bergerak datar dan indikator Stochastic   turun ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak turun  yang menunjukan pergerakan TINS dalam potensi retreat. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi nilai saham hari ini  pada kisaran 745-730.

Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here