IHSG 10 Juni Ditutup Turun Terganjal Pelemahan Bursa Global

358

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (10/06) berakhir turun 0,59 persen pada 4848.06. Indeks LQ 45 ditutup turun 0,89 persen pada 827,49. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup melemah Kamis, tertekan mundurnya harga minyak dari tertinggi 2016. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 19,86 poin, atau 0,11 persen, di 17,985.19. indeks S & P 500 ditutup turun 3,64 poin, atau 0,17 persen, pada 2,115.48. Indeks Nasdaq ditutup turun 16,03 poin, atau 0,32 persen, pada 4,958.62.

Lihat : Wall Street Ditutup Anjlok, Dollar Menguat, Minyak Turun Lagi

Sedangkan bursa Asia sore ini ditutup di zona merah. Semua indeks utama kawasan Asia berakhir negatif.

Sementara itu bursa Eropa juga melemah. Pasar Saham Eropa memperpanjang penurunan pada hari Jumat (10/06), tertekan pelemahan harga minyak mentah dan perdagangan bursa saham Asia.

Lihat : Awal Bursa Eropa 10 Juni Tertekan Pelemahan Bursa Asia dan Minyak Mentah

IHSG sore ini tertekan oleh 8 sektor yang negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Aneka Industri yang anjlok -3,21%. Pada akhir perdagangan sore ini tercatat 126 saham menguat, sedangkan 175 saham melemah. Sampai sore ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 10,49 miliar saham dengan nilai mencapai 5,61 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 216.735 kali.

Lihat : IHSG 10 Juni Sesi 1 Tertekan Pelemahan Bursa Asia dan Rupiah

Namun sksi beli saham investor asing masih terjadi. Terpantau sore ini dana asing yang masuk ke pasar modal mencapai Rp. 80,95 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan perdagangan IHSG selanjutnya berpotensi menguat dengan aksi beli saham dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4819-4786, dan kisaran Resistance 4880-4912.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here