Awal Indeks Shanghai 13 Juni Turun 1 Persen Tergerus Kekuatiran Ekonomi

346
bursa shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok awal pekan Senin (13/06), Indeks Shanghai dibuka turun, saat ini terpantau turun -40,38 poin atau -1,38 persen pada 2886.78. Pelemahan Indeks Shanghai terpicu kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Lihat : Indeks Shanghai Mingguan Turun Tipis; Sentimen Penguat Dinantikan

Investor menunggu data ekonomi Tiongkok Mei untuk petunjuk tentang apakah ekonomi mulai stabil. Data Maret cukup menggembirakan, tapi indikator ekonomi April dan survei aktivitas bisnis Mei telah menggambarkan hasil yang lebih lemah.

Pada perdagangan Senin, bursa Tiongkok akan mencermati banyak data ekonomi yang akan dirilis.

New Yuan Loans Mei diindikasikan meningkat dari hasil sebelumnya.

Fixed Asset Investment Mei dan Retail Sales Mei diindikasikan stabil, sama hasilnya dengan hasil sebelumnya.

Sedangkan Produksi Industri Mei diindikasikan menurun dari hasil sebelumnya.

Akhir pekan kemarin IMF juga memperingatkan Tiongkok akan lonjakan utang dapat membahayakan ekonomi Tiongkok dan global.

Melonjaknya utang perusahaan adalah masalah serius dan memburuk di Tiongkok yang perlu ditangani dengan cepat jika pemerintah Beijing ingin menghindari risiko sistemik potensial untuk dirinya sendiri dan ekonomi global, demikian peringatan pejabat senior Dana Moneter Internasional (IMF).

Sementara total utang Tiongkok dari sekitar 225% dari produk domestik bruto tidak terlalu tinggi dengan standar global, utang korporasi sekitar 145% dari GDP adalah tinggi dengan ukuran apa pun, kata IMF.

“Lonjakan utang perusahaan adalah garis kunci kesalahan dalam perekonomian Tiongkok,” David Lipton, wakil direktur pertama IMF, mengatakan pada konferensi di Tiongkok, Sabtu (11/06). “Utang Perusahaan tetap serius dan tumbuh, ini masalah yang harus segera diatasi dan dengan komitmen melalui reformasi yang serius.”

Lihat : Peringatan IMF : Lonjakan Utang Membahayakan Ekonomi Tiongkok dan Global

Namun kerugian dibatasi oleh meningkatnya harapan bahwa MSCI akan memasukkan saham Tiongkok di indeks pasar yang sedang berkembang dalam keputusan minggu depan, yang bisa memicu aksi beli asing.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas dengan dibayangi kekuatiran ekonomi Tiongkok dan masih dinantikannya stimulus yang diberikan pemerintah Beijing untuk penguatan ekonomi Tiongkok. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2764-2631 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3020-3168.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here