Harga Batubara Rotterdam Akhir Pekan Turun 1 Persen; Mingguan Negatif 2,5 Persen

621

Pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari (11/06), harga batubara Rotterdam berakhir turun tertekan pelemahan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah turun sekitar 3 persen pada akhir perdagangan akhir pekan pada hari Jumat terpicu peningkatan jumlah kilang minyak AS untuk minggu kedua berturut-turut dan penguatan dolar AS menekan permintaan untuk minyak mentah berjangka.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berakhir turun 2,9 persen lebih rendah, atau $ 1,49, pada $ 49,07.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Internasional Brent turun $ 1,43, atau 2,8 persen, ke $ 50,52 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Turun 3 Persen; Mingguan Masih Naik 1 Persen

Dengan pelemahan harga minyak mentah tersebut, harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Agustus 2016 turun di posisi 51,20 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penurunan sebesar -0,60 dollar atau setara dengan -1,16 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Secara mingguan, harga batubara Rotterdam melemah 2,57 persen, sebagian besar tergerus pelemahan minyak mentah dan penguatan dollar AS.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan sentimen pelemahan minyak mentah akibat sentimen penguatan dollar AS dan kelebihan pasokan.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 50,70 dollar dan support kedua di level 50,20 dollar. Sedangkan level resistance yang akan diuji jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 51,70 dollar dan 52,20 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here